Insiden Aksi Damai 22 Mei dalam kubu, Jimmy GL pro 08 Ingatkan Persatuan

Jakarta, indonetnews.com – Aksi Damai Tolak kecurangan Pemilu pada 22 mei 2019 berujung kisruh. Kekisruhan terjadi oleh oknum  perusuh eksternal yang tidak bertanggung jawab yang menginginkan perpecahan dinegeri tercinta ini.

Selain itu, insiden juga terjadi dalam aksi tersebut antar kubu tolak kecurangan Pemilu.

Polisi yang mencoba menenangkan para pendemo untuk segera tertib dalam aksinya, ketika itu pula terjadi insiden yang terjadi antar kubu pendemo.

Ketua Umum Gerakan Laskar Pro 08 ( GL Pro 08 ),  Jimmy CK,SE,Ak menilai insiden tersebut terlalu berlebihan, karena pada saat itu terkesan ada yang mengejar mobil komandonya,” Tiba-tiba mereka datang kelapangan dan dia banyak bicara, tidak puas kejar mobil itu . Ada apa mengeluarkan statement yang tidak enak dan apa penyebabnya,” ujar Jimmy

Ia menyebut, koordinator Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) atau Korlap Aksi 22 Mei, Jumhur Hidayat telah membuat blunder dalam insiden tersebut.” Terlihat jelas orang itu membuat sedikit blunder mau memecah dilapangan itu, Tiba-tiba ada yang mengambillih komando.itu maksudnya apa. Ada apakah dengan teka-teki ini. Terkesan tidak ada koordinasi yang jelas dilapangan, ” jelas Jimmy.

Jimmy sangat menyayangkan semua ini dan ia berharap persatuan antar kubu harus terus dikedepankan agar tidak ada perpecahan,” senjata utama untuk kita menang itu adalah persatuan dan kekompakkan. Ada komando yang jelas dan saya melihat jumhur tidak maksimal dalam dilapangan,” tegas Jimmy.

Jimmypun memaklumi kejadian itu adalah hanya kesalah paham saja. ” setahu saya Jumhur itu orangnya baik. Dia cukup dikenal, dan saya yakin dia tidak punya maksud-maksud tertentulah,” pungkasnya ( ivan/inn )

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply