Geledah 4 Lokasi di Malang, KPK Sita Dokumen Proyek

Jakarta – KPK menggeledah 4 lokasi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi dengan tersangka Bupati Malang, Rendra Kresna hari ini. Berdasarkan penggeledahan itu KPK mengamankan sejumlah barang bukti.

“Hari ini dilakukan penggeledahan di 4 lokasi lain di Malang, yaitu: kantor Dinas Pariwisata, ULP (Unit Layanan Pengadaan), Dinkes (Dinas Kesehatan) dan Dinas Perternakan. Dari lokasi tersebut disita barang bukti elektronik dan dokumen-dokumen terkait proyek,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).

Namun, Febri tak menyebut secara rinci bentuk barang bukti elektronik yang disita. Dia juga tak menjelaskan dokumen proyek apa saja yang dibawa dari lokasi penggeledahan tersebut.

Sebelumnya, KPK telah menggeledah 22 lokasi di Malang. Dari penggeledahan itu KPK sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan mata uang asing.

Berikut data rincian uang yang disita serta didapat dari mana:
– Rumah dinas bupati disita SGD 15 ribu
– Kantor Bina Marga disita Rp 305 juta
– Rumah salah satu kepala bidang Rp 18,950 juta

KPK menyebut Rendra dijerat KPK dengan 2 sangkaan yaitu suap dan gratifikasi. Total penerimaan uang Rendra disebut KPK Rp 7 miliar.

Berikut rincian 2 perkara yang menjerat Rendra:

Suap

– Tersangka: Rendra Kresna selaku Bupati Malang dan Ali Murtopo sebagai swasta.
– Terkait: Penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.
– Total suap: Rp 3,45 miliar

Gratifikasi

– Tersangka: Rendra Kresna selaku Bupati Malang dan Eryk Armando Talla sebagai swasta.
– Terkait: Sejumlah proyek di sejumlah dinas di Kabupaten Malang
– Total suap: Rp 3,55 miliar
(haf/rna)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply