Akbar Hadi : Jangan Lupakan Kebudayaan Kita, Hindari Hoax dan Ujaran Kebencian

Jakarta, indonetnews.com – Direktur Standarisasi dan  Metode Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Akbar Hadi berpendapat Politik identitas menggunakan cara-cara hoax dengan ujaran kebencian harus dihindari, karena di Indonesia mempunyai kebudayaan sendiri yang mungkin sering  dilupakan, yaitu “mikul duwur mendem njero.”

“Sebaiknya, sebagai sesama anak bangsa menyikapi  pemilu ini dengan penuh kegembiraan, jangan sampai dirusak oleh politik identitas. Menyebarkan berita fitnah ataupun ujaran kebencian terhadap salah satu kontestan. Hoax itu  sebenarnya bukan dari warisan’ budaya kita,” kata Akbar usai acara diskusi Forum Kemitraan Ormas yang bertema ” Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan kepada pemuda untuk Menjaga Keutuhan NKRI”  di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat ( 07/02/19).

Seiring berjalannya waktu, masyarakat Indonesia semakin cerdas siapa yang bisa menjadi wakil mereka adalah orang yang memang tidak punya kepentingan dan tidak terbiasa dengan hal – hal yang demikian.

“Budaya – budaya kegotong royongan, kemudian budaya toleransi, kemudian budaya – budaya saling menghargai itu khan tentunya budaya yang diwariskan oleh para nenek moyang kita.

Ketika mereka sudah berfikir untuk dirinya sendiri dan kelompoknya, artinya tidak sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan oleh para nenek moyang kita.

“Budaya Indonesia yang seharusnya memberikan motivasi, memberikan semangat. Jadi yang dicari adalah bukan mencari bagaimana menjatuhkan lawan politiknya, tetapi bagaimana kita saling beradu program untuk untuk Indonesia yang lebih baik lagi. Itulah yang diharapkan,” ungkapnya.

Akbar berharap kepada pemilih nanti harus lebih cerdas ”  Jaman sekarang ini , kaum milenial yang sehari – hari lebih banyak menerima informasi dari gadget , diharapkan mereka bisa memilih mana yang kira-kira bisa menjadi pemimpinnya,” harapnya.(hapip/inn)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply